Kesalahan klaim garansi andrisamaran.com
Membeli perabotan elektronik adalah hal yang sangat menyenangkan. Sekarang hampir semua orang bisa membeli perabotan elektronik baik itu tv, speaker aktif dan alat bantu pekerjaan rumah tangga seperti mesin cuci dan rice cooker untuk meringankan pekerjaan ataupun hanya untuk hiburan. Banyaknya program cicilan dan discount yang diberikan oleh penjual merupakan satu hal yang menarik minat hampir semua orang untuk membeli perabotan.


Karena harga dan untuk menjamin kepuasan pelanggan, banyak produsen atau perusahaan menyediakan program garansi hingga bertahun - tahun. Hal ini sangat membantu bagi pelanggan atau konsumen baru apabila unit yang dibeli rusak setidaknya tidak keluar uang untuk jangka waktu tertentu.
Tapi hati - hati, dalam klaim garansi ada syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi dan dipenuhi. Banyak dari kita yang kadang menyepelekan hal -hal yang berkaitan dengan klaim sehingga garansi tidak dapat diambil dan kita harus membayar uang servicenya .

Berikut adalah empat kesalahan yang sering dilakukan pembeli yang berakibat tidak bisa klaim garansi produk elektronik.

   1. Tidak menyimpan dengan baik nota pembelian dan kartu garansi.
Hal pertama yang sangat banyak dijumpai adalah membuang nota pembelian dan bahkan kartu garansi . Padahal adanya kartu garansi dan  nota pembelian merupakan sesuatu yang paling dasar dan syarat utama klaim garansi selain . Nota pembelian merupakan bukti sah pembelian barang dan menjadi penentu awal dari berlakunya masa garansi jadi jika anda membeli peralatan yang bergaransi mohon simpan baik - baik nota pembeliannya yaa... Walau ada perusahaan yang sudah terhubung online antara penjualan dan service tapi alangkah lebih baiknya kartu garansi maupun nota pembelian tetap disimpan dengan rapi dan pastikan aman dari hewan ataupun cairan yang dapat merusaknya.

  2. Tidak membaca syarat dan ketentuan klaim garansi.
Setelah meembeli produk fokus kita adalah mencoba unit dan kita biasanya akan langsung mengabaikan kartu garansi yang diberikan. Kita tak sadar jika di dalamnya ada syarat dan ketentuan terkait garansi. Baca dengan teliti terutama bagaimana langkah klaim garansi dan syarat bisa tidaknya klaim garansi jika ada keluhan kerusakan. Garansi tidak bisa di klaim biasanya karena ada unsur kelalaian saat pemakaian dari produk baik disengaja ataupun tidak disengaja dari pengguna semisal kena air, terjatuh, atau pengoperasian yang berlebihan di banding spesifikasi yang ada dan masih banyak lagi . Jadi hati -hati ya gaeesss, pesan saya baca dengan teliti syarat dan ketentuan yang ada 

 3.  Tidak memperhatikan kondisi unit.
Hal ketiga, terkadang garansi jual yang diberikan dari sebuah perusahaan juga mengacu kepada tampilan fisik dari produk setelah beberapa waktu dipakai. Usahakan produk selalu dalam keadaan bersih guna menghindari klaim garansi yang gagal karena pemakaian kita yang tidak rapi kotor, bahkan terlihat seperti barang usang.

 4.  Membawa unit rusak ke tempat yang tidak direkomendasikan perusahaan atau produsen.
Kadang karena ingin cepat selesai dan kebutuhan yang mendesak, kita membawa unit rusak yang masih dalam jangka garansi jual ke tempat service umum dimana service tersebut tidak ada afiliasi dan rekomendasi dari perusahaan atau produsen yang akhirnya membuat unit kita garansinya hangus. Saran saya dalam kondisi apapun untuk unit yang masih dalam masa garansi mohon dibawa ke Service resmi atau tempat yang direkomendasikan perusahaan terkait klaim garansi. Jika kesulitan segera menghubungi call center yang disediakan, biasanya di kartu garansi ada.

Dari ke empat kesalahan yang umunya dilakukan di atas sobat pernah mengalami yang nomor berapa ??? 

4 Kesalahan yang Sering Dilakukan terkait Klaim Garansi Produk Elektronik



Kesalahan klaim garansi andrisamaran.com
Membeli perabotan elektronik adalah hal yang sangat menyenangkan. Sekarang hampir semua orang bisa membeli perabotan elektronik baik itu tv, speaker aktif dan alat bantu pekerjaan rumah tangga seperti mesin cuci dan rice cooker untuk meringankan pekerjaan ataupun hanya untuk hiburan. Banyaknya program cicilan dan discount yang diberikan oleh penjual merupakan satu hal yang menarik minat hampir semua orang untuk membeli perabotan.


Karena harga dan untuk menjamin kepuasan pelanggan, banyak produsen atau perusahaan menyediakan program garansi hingga bertahun - tahun. Hal ini sangat membantu bagi pelanggan atau konsumen baru apabila unit yang dibeli rusak setidaknya tidak keluar uang untuk jangka waktu tertentu.
Tapi hati - hati, dalam klaim garansi ada syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi dan dipenuhi. Banyak dari kita yang kadang menyepelekan hal -hal yang berkaitan dengan klaim sehingga garansi tidak dapat diambil dan kita harus membayar uang servicenya .

Berikut adalah empat kesalahan yang sering dilakukan pembeli yang berakibat tidak bisa klaim garansi produk elektronik.

   1. Tidak menyimpan dengan baik nota pembelian dan kartu garansi.
Hal pertama yang sangat banyak dijumpai adalah membuang nota pembelian dan bahkan kartu garansi . Padahal adanya kartu garansi dan  nota pembelian merupakan sesuatu yang paling dasar dan syarat utama klaim garansi selain . Nota pembelian merupakan bukti sah pembelian barang dan menjadi penentu awal dari berlakunya masa garansi jadi jika anda membeli peralatan yang bergaransi mohon simpan baik - baik nota pembeliannya yaa... Walau ada perusahaan yang sudah terhubung online antara penjualan dan service tapi alangkah lebih baiknya kartu garansi maupun nota pembelian tetap disimpan dengan rapi dan pastikan aman dari hewan ataupun cairan yang dapat merusaknya.

  2. Tidak membaca syarat dan ketentuan klaim garansi.
Setelah meembeli produk fokus kita adalah mencoba unit dan kita biasanya akan langsung mengabaikan kartu garansi yang diberikan. Kita tak sadar jika di dalamnya ada syarat dan ketentuan terkait garansi. Baca dengan teliti terutama bagaimana langkah klaim garansi dan syarat bisa tidaknya klaim garansi jika ada keluhan kerusakan. Garansi tidak bisa di klaim biasanya karena ada unsur kelalaian saat pemakaian dari produk baik disengaja ataupun tidak disengaja dari pengguna semisal kena air, terjatuh, atau pengoperasian yang berlebihan di banding spesifikasi yang ada dan masih banyak lagi . Jadi hati -hati ya gaeesss, pesan saya baca dengan teliti syarat dan ketentuan yang ada 

 3.  Tidak memperhatikan kondisi unit.
Hal ketiga, terkadang garansi jual yang diberikan dari sebuah perusahaan juga mengacu kepada tampilan fisik dari produk setelah beberapa waktu dipakai. Usahakan produk selalu dalam keadaan bersih guna menghindari klaim garansi yang gagal karena pemakaian kita yang tidak rapi kotor, bahkan terlihat seperti barang usang.

 4.  Membawa unit rusak ke tempat yang tidak direkomendasikan perusahaan atau produsen.
Kadang karena ingin cepat selesai dan kebutuhan yang mendesak, kita membawa unit rusak yang masih dalam jangka garansi jual ke tempat service umum dimana service tersebut tidak ada afiliasi dan rekomendasi dari perusahaan atau produsen yang akhirnya membuat unit kita garansinya hangus. Saran saya dalam kondisi apapun untuk unit yang masih dalam masa garansi mohon dibawa ke Service resmi atau tempat yang direkomendasikan perusahaan terkait klaim garansi. Jika kesulitan segera menghubungi call center yang disediakan, biasanya di kartu garansi ada.

Dari ke empat kesalahan yang umunya dilakukan di atas sobat pernah mengalami yang nomor berapa ??? 

No comments

Silakan tinggalkan komentar Anda